Kamis, 28 November 2019

10 Jenis Teori Warna

10 Jenis Teori Warna

Kebanyakan orang awam tidak mengenal tentang teori warna. Tidak harus belajar tentang desain untuk mengetahui seluk beluk teori warna sederhana, kamu pun bisa mempelajarinya dengan mudah. Pengetahuan ini akan berguna buat kamu untuk memperindah rumah dan berkonsultasi dengan desainer rumahmu. Dengan pengenalan singkat ini kamu bisa mendapatkan wawasan tentang warna tersier dan istilah warna lainnya.

1. Roda Warna
Roda warna memberikan representasi visual tentang bagaimana sebuah warna bercampur dengan warna lain dan membentuk warna baru. Roda warna memiliki jenis yang berbeda tergantung kebutuhannya. Roda warna terlengkap biasanya memiliki pecahan warna yang lebih banyak dan jelas tergradasi dari warna utama hingga warna turunannya.
2. Mengetahui Warna Dasar
Terdapat banyak warna yang kita ketahui di dunia ini. Bahkan pelangi memiliki 7 warna utama yang terlihat. Tapi ternyata ada warna dasar pembentuk warna-warna tersebut.
· Warna Primer: Merah, Biru, Kuning. Tidak bisa dibentuk dari percampuran warna lain.
· Warna Sekunder: Oranye, Ungu, Hijau. Bisa dibentuk dengan mencampurkan warna primer.
· Warna Tersier: Warna yang terbentuk dari percampuran antara warna primer dan warna sekunder.
3. Mengubah Warna Dasar
Setelah mengetahui warna dasar, kamu masih bisa mengubahnya dengan mengatur beberapa parameter lanjutan. Ini digunakan untuk mendapatkan kesan lain dari warna dasar.
· Tint: Menambahkan warna putih pada warna dasar.
· Shade: Menambahkan warna hitam pada warna dasar.
· Tone: Menambahkan abu-abu pada warna dasar.
4. Pemahaman Suhu Warna
Kamu mungkin pernah mendengar orang-orang bilang bahwa warna itu memiliki suhu. Ruang makan yang terkesan hangat dan kamar tidur yang bersuhu dingin untuk kelembutan. Pemahaman ini bukan tentang ukuran celcius, tapi lebih ke arah mood yang ditonjolkan dari ragam warna. Merah, oranye, dan kuning sering digambarkan dengan suhu hangat karena memberikan dampak keaktifan dan keintiman ruang. Warna tadi juga bisa kita temukan pada matahari terbenam sehingga memberi kesan hangat. Sedangkan warna biru, ungu, dan hijau memberi kesan dingin dan menenangkan karena warna ini bisa terlihat seperti hutan dan laut yang memiliki suhu sejuk.
5. Skema Warna Komplementer
Skema warna komplementer adalah perpaduan antara dua warna yang saling berlawanan di dalam roda warna. Biasanya satu warna bertindak sebagai warna dominan dan satunya menjadi pelengkap. Sebagai contoh oranye dan biru atau kuning dan ungu. Perpaduan warna komplementer ini akan menghasilkan suasana yang lebih pop dan terkesan segar.

6. Skema Komplementer Split
Jika kamu merasa skema komplementer terlalu berani maka kamu bisa mencoba warna lain yaitu komplementer split. Yaitu mengambil dua warna yang mengapit warna komplementer di seberangnya. Jadi ada dua pilihan warna yang bisa digunakan.
Dua warna ini memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan suasana sebuah ruangan. Kamu juga masih memiliki warna yang tegas tapi masih bisa bernegosiasi dengan nuansa lainnya.
7. Skema Warna Analog
Skema warna analog mengacu menggunakan tiga warna berturut-turut pada roda warna. Biasanya, dua warna primer dengan warna ketiga menjadi dua campuran. Misalnya warna merah, oranye dan kuning atau merah, ungu dan biru.
Kunci untuk menggunakan skema warna ini adalah proporsi 60-30-10. Tergantung kamu untuk memilih mana warna yang menjadi dominan atau yang paling sedikit porsinya.
8. Skema Warna Triadik
Skema warna triadik mengacu pada tiga warna dengan ruang yang sama di antaranya pada roda warna. Misalnya merah, biru, dan kuning. Jenis pengaturannya seringkali terkesan berani karena warna-warnanya memiliki tingkat kontras yang tinggi. Kamu akan sering melihat warna ini beradu pada kamar anak-anak.
9. Skema Warna Tetradik
Skema warna tetradik terlihat rumit dimana keseimbangan warna dari empat warna utama menjadi sangat ramai. Skema ini juga sering disebut sebagai skema persegi panjang karena bentuknya pada roda warna berfokus pada penggunaan dua pasang warna komplementer.
Dalam skema ini, suhu warna memberikan peranan penting karena akan ada dua warna hangat dan warna dingin yang saling berkaitan.
10. Skema Warna Kotak
Skema warna menggunakan empat warna yang berfokus pada keberlawanan roda warna. Warna apapun yang kamu pilih, warna akan selalu menemukan satu warna primer, satu warna sekunder, dan dua warna tersier.

0 komentar:

Posting Komentar